Sabtu, 10 Oktober 2015

laporan aloritma pertmuan 6



STRUKTUR SELEKSI

            Adakalanya sebuah instruksi dikerjakan jika kondisi tertentu dipenuhi. Misalkan kendaraan Anda tiba di perempatan yang ada traffic light. Jika traffic light sekarang berwarna merah, maka kendaraan Anda harus berhenti. Langkah ini kita tulis dalam pernyataan berikut:
jika lampu traffic light berwarna merah, maka berhenti

Pernyataan di atas dapat ditulis dalam pernyataan-pernyataan (selection-statement), atau disebut juga pernyataan-kondisional, sebagai berikut:
if kondisi then
aksi
Dalam bahasa Indonesia, if berarti “jika” dan then artinya “maka”; kondisi adalah persyaratan yang dapat bernilai benar atau salah; aksi sesudah kata then hanya dilaksanakan apabila kondisi bernilai benar. Sebaliknya, apabila kondisi bernilai salah, maka aksi tidak dilaksanakan. Perhatikan bahwa kata yang digarisbawahi, if dan then, merupakan kata kunci (keywords) untuk struktur seleksi ini.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menuliskan pelaksanaan aksi bila suatu persyaratan dipenuhi. Misalnya:
if air di dalam ketel mendidih then
matikan api kompor

if suhu ruangan di atas 30o then
bunyikan alarm tanda bahaya

if mobil rusak then
naik angkot

if x habis dibagi 2 then
tulis bahwa x bilangan genap
dan lain-lain sebagainya.
Struktur seleksi if-then hanya memberikan satu pilihan aksi bila kondisi (persyaratan) dipenuhi (bernilai benar), dan tidak memberi pilihan aksi lain bila kondisi bernilai salah. Bentuk seleksi yang lebih umum ialah memilih satu dari dua buah aksi bergantung pada nilai kondisinya:
if kondisi then
aksi 1
else
aksi 2

else artinya “kalau tidak”. Bila kondisi terpenuhi, aksi 1 akan dikerjakan, tetapi kalau tidak (yaitu kondisi salah), aksi 2 yang akan dikerjakan. Misalnya pada peryataan berikut:
if lampu A nyala then
tekan tombol merah
else
tekan tombol biru
           
Jika lampu A menyala, maka aksi tekan tombol merah dilakukan, sebalaiknya, aksi tekan tombol biru dilakukan bila lampu A tidak menyala.
Contoh lainnya adalah menentukan nilai terbesar dari dua buah bilangan bulat, x dan y (andaikan xy):
if x > y then
tulis nilai x
else
tulis nilai y

Menentukan apakah bilangan bulat x  merupakan bilangan genap atau ganjil:
if x habis dibagi 2 then
tulis “genap”
else
tulis “ganjil”

Apabila pilihan aksi yang akan dilakukan lebih dari dua buah, maka struktur seleksinya menjadi lebih rumit, seperti pada contoh berikut (seleksi bersarang atau       nested-if):
if lampu traffic light berwarna merah then
berhenti
else
      if lampu traffic light berwarna kuning then
            jalan hati-hati
      else
            jalan terus

Perhatikanlah bahwa penggunaan indentasi (ruang kosong) membuat algoritma menjadi lebih mudah dibaca. Tanpa indentasi, algoritma mungkin menjadi sulit dibaca, misalnya jika algoritma di atas ditulis seperti ini:
if lampu traffic light berwarna merah then
berhenti
else
if lampu traffic light berwarna kuning then
jalan hati-hati
else
jalan terus

Contoh lain tentang pentingnya penggunaan indentasi adalah pada seleksi bersarang untuk menentukan bilangan terbesar dari tiga buah bilangan: x, y, dan z:
if x > y then
if x > z then
      tulis x sebagai bilangan terbesar
else
      tulis z sebagai bilangan terbesar
else
      if y > z then
            tulis y sebagai bilangan terbesar
      else
            tulis z sebagai bilangan terbesar
Bayangkan betapa sulitnya memahami algoritma di atas jika ia ditulis seperti di bawah ini:
if x > y then
if x > z then
tulis x sebagai bilangan terbesar
else
tulis z sebagai bilangan terbesar
else
if y > z then
tulis y sebagai bilangan terbesar
else
tulis z sebagai bilangan terbesar

Kelebihan struktur pemilihan terletak pada kemampuannya yang memungkinkan pemproses mengikuti jalur aksi yang berbeda berdasarkan kondisi yang ada. Tanpa struktur pemilihan, kita tidak mungkin menulis algoritma untuk permasalahan praktis yang demikian kompleks.
Struktur seleksi menyatakan seleksi langkah yang didasarkan oleh suatu kondisi (pengambilan keputusan). Berikut ini adalah gambar yang memperlihatkan flowchart struktur seleksi yang melibatkan dua alternatif.






                                                                                           Pada struktur di atas, Langkah 1 akan dijalankan kalau kondisi bernilai benar, sedangkan Langkah 2 hanya akan dijalankan kalau kondisi bernilai salah.

Bentuk yang lebih kompleks dalam pengambilan keputusan pada dasarnya dikembangkan melalui struktur seleksi.
















































































































LATIHAN ......




1. Buatlah Algoritma Dan Program C Yang Menampilkan Menu Perhitungan Empat Persegi Panjang, Memilih Menu, Dan Melakukan Proses Perhitungan Untuk :
a. Menghitung luas persegi 
b. Menghitung Keliling Persegi
c. Menghitung Panjang Diagonal Persegi
d. Keluar Dari Program

Jawaban : 





- Pertama Buka Aplikasi DEV C ++ Yang Sudah Terinstal Di PC Anda. Jika Belum Punya,Anda Bisa Mendownload Nya Disini.

- Jika Sudah,Klik Pada Tab File > New > Project. Seperti Gambar Dibawah Ini.










- Lalu, Jika Sourche Code Diatas Sudah Di Copy Ke File main.c. Klik Pada Tab Execute > Compile & Run Atau Dengan Jalan Pintas Keyboard Dengan Memencet F11. Dan Simpan File main.c Ke Tempat Folder Yang Ingin Anda Simpan.

- Jika Sudah,Maka Akan Keluar Tampilan Seperti Gambar Di Bawah Ini.











END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar